Senin, 18 Maret 2013

Pidato Dasa Dharma

Assalamualaikum Wr. Wb
            Bapak/ ibu beserta rekan-rekan yang saya hormati, marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada tuhan yang maha esa yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya kepada kita semua sehingga kita dapat berkumpul ditempat ini, saya ucapkan banyak terimakasih atas kesempatan dan kepercayaan yang telah diberikan kepada saya untuk menyampaikan sebuah pidato dalam Peringatan Hari Pendidikan Nasional, yaitu tentang “Kepribadian yang perlu dimiliki oleh seorang pelajar” .
            Sebelum saya memulai berpidato saya ingin menyampaikan batasan masalah yang akan saya sampaikan didalam pidato hari ini, yakni diantaranya ; Kepribadian yang berdasarkan Dasa Darma Pramuka yang berkaitan dengan kegiatan pelajar di sekolah.
            Tentu saja rekan-rekan mengetahui apa saja kegiatan pelajar saat di sekolah. Dan kalian mengetahui adanya peraturan-peraturan sekolah. Dari peraturan itu, seperti di sekolah kita terlihat sebuah motto tentang budaya malu. Lalu, apa yang ada dalam pikiran kalian tentang budaya? Dan kalian pun akan berfikir bahwa budaya hanya berkaitan dengan kesenian yang harus di lestarikan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia budaya adalah:
1.    Adat istiadat.
2.    Sesuatu mengenai kebudayaan yang sudah berkembang.
3.    Sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan dan sukar diubah.
            Budaya dipengaruhi oleh faktor eksternal dan faktor internal. Faktor internal yaitu, potensi yang memang sudah dibawa oleh pribadi masing-masing karena ingin merasa dirinya berbeda dengan yang lainnya. Faktor eksternal, yaitu faktor yang berasal dari pengalaman dan lingkungan yang dapat mempengaruhi perilaku dan tindakan seseorang. Faktor eksternal meliputi, faktor keluarga, sekolah, teman, dan media masa.
            Sedangkan Budaya malu menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia yaitu sikap bawahan yang kurang berani mengatakan keadaan yang sebenarnya terhadap atasan. Adapun motto budaya malu yang perlu dimilki oleh siswa, yaitu :
1.    Malu karena datang terlambat;
2.    Malu karena melihat rekan sibuk melakukan aktivitas;
3.    Malu karena melanggar peraturan;
4.    Malu untuk berbuat salah;
5.    Malu karena bekerja tidak berprestasi;
6.    Malu karena tugas tidak terlaksana atau selesai tidak tepat waktu;
7.    Malu karena tidak berperan aktif dalam mewujudkan kebersihan lingkungan sekolah.
           
             Lalu, apa hubungannya motto budaya malu dengan kepribadian pelajar yang berdasarkan Dasa Darma Pramuka? Apakah kalian tahu apa isi dari Dasa Darma ke-1 dan ke-10? Dan apakah kalian tahu mengapa saya hanya mengambil Dasa Darma ke-1 dan ke-10 ? Ya, Hubungan budaya malu dengan Dasa Darma Pramuka sangat erat. Karena jika kalian mengimplementasikan semua Dasa Darma, kalian sudah dianggap melakukan budaya malu itu sendiri. Dan alasan saya hanya mengambil Dasa Darma ke-1 dan ke-10 adalah karena isi yang terkandung dari Dasa Darma ke-1 dan ke-10 itu akan membangun karakter yang baik untuk seorang pelajar. Sedangkan Dasa Darma ke-2 sampai ke-9 sudah termasuk kedalam Isi Dasa Darma ke-1 dan ke-10. Isi dari Dasa Darma ke-1 adalah Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sedangkan Dasa Darma ke-10 adalah Suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan.
            Untuk menjadi pelajar yang sukses dan dapat menjadi pemimpin kita harus By learning to obey we know to command, maksudnya Dengan belajar mematuhi perintah, kita akan tahu cara memerintah. Dan adapun kritikan dan nasehat yang selalu membangun dari orang-orang disekitar kita. Ada pernyataan yang mengatakan bahwa, A good to obey we know how to command, maksudnya, nasehat yang baik adalah teladan yang baik.
            Nah, maka dari itu jika kita taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa maka kita akan Suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan. Pikiran kita suci, perkataan kita suci, perbuatan kita suci, kita akan mengerti apa yang harus kita lakukan dan kita akan memiliki karakter dari budaya malu.
            Dari pidato yang telah saya sampaikan dapat disimpulkan bahwa seorang pelajar tidak harus patuh kepada peraturan, tetapi cukup dengan mengimplementasikan Dasa Darma ke-1 dan ke-10. Maka budaya malu dan Dasa Darma dapat menjadi sebuah motivator terhadap siswa atau remaja untuk terus berkembang.
            Karena pada dasarnya Remaja adalah makhluk yang rentan terhadap perubahan disekitarnya, dia akan mengikuti hal yang paling dominan yang mempengaruhinya, kemungkinan terjadinya perubahan yang drastis dalam masa remaja akan mendorong kearah mana remaja itu akan berjalan, kearah positif atau negatif tergantung awal mula arah itu dibentuk.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb

Semoga Membantu, bagi kalian yang susah membuat pidato, tapi sebelumnya beri komentar tentang blog saya. Makasih.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar